Ia melanjutkan bahwa “kepemimpinan Israel tampaknya telah meyakinkan Amerika bahwa Iran telah begitu melemah akibat sanksi, perpecahan internal, dan pemboman situs nuklirnya oleh Amerika dan Israel pada Juni lalu, sehingga penyerahan tanpa syarat akan segera menyusul serangan awal dan pembunuhan pemimpin tertinggi.”
Dia menambahkan bahwa saat ini seharusnya sudah jelas bahwa untuk mencapai tujuan yang diinginkan, Israel dan AS membutuhkan kampanye militer panjang di mana Amerika harus mengerahkan pasukan di lapangan, membuka front baru dalam perang abadi.
Albusaidi mengatakan bahwa tindakan seperti itu “bukanlah yang diinginkan pemerintah Amerika. Begitu pula rakyatnya, yang tentu saja tidak melihat ini sebagai perang mereka.”
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.