Ambulans apung ini dilengkapi ruang pasien, tandu darurat, oksigen, perlengkapan medis dasar, serta sistem komunikasi untuk koordinasi dengan fasilitas kesehatan tujuan. Personel Polairud juga disiagakan selama 24 jam guna memastikan respons cepat terhadap setiap kondisi darurat.
Sejumlah kasus telah ditangani, mulai dari evakuasi ibu hamil yang akan melahirkan, pasien dengan gangguan kesehatan mendadak, hingga anak-anak yang membutuhkan penanganan intensif.
Tak hanya itu, ambulans apung juga digunakan untuk misi kemanusiaan lainnya, termasuk evakuasi jenazah warga dari wilayah terpencil.
Sementara itu, Direktur Polairud Polda Sumsel, Kombes Heru Agung Nugroho, menegaskan peran kepolisian kini terus berkembang, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga pelayanan kemanusiaan.
“Kapal patroli kami manfaatkan secara optimal untuk membantu masyarakat. Ini bagian dari transformasi pelayanan Polri,” ujarnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.