Menurut Mahfud, tekanan publik yang menguat justru menjadi faktor yang mendorong KPK untuk kembali mengambil langkah penahanan.
“Kalau sebelumnya dipersepsikan ada tekanan politik tertentu, maka sekarang tekanan publik yang lebih besar juga menjadi faktor yang memengaruhi,” katanya.
Meski demikian, Mahfud menilai KPK mampu mengelola tekanan tersebut dengan strategi tertentu.
“Dalam analisis saya, KPK itu lincah dan cerdik, mampu merespons tekanan politik dengan menciptakan tekanan pembanding,” tulisnya.
Mahfud juga mengaitkan hal tersebut dengan pengalamannya saat menjabat di pemerintahan. Ia mengaku pernah memanfaatkan respons publik sebagai pertimbangan dalam pengambilan kebijakan di tengah tekanan politik.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.