Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Kisah di Balik "Tim Ganjel" Tanjakan Lingkar Gentong saat Mudik 2026

Rohman Wibowo , Jurnalis-Minggu, 29 Maret 2026 |03:05 WIB
Ini Kisah di Balik "Tim Ganjel" Tanjakan Lingkar Gentong saat Mudik 2026
Aip tim ganjel tanjakan lingkar gentong (foto: Okezone)
A
A
A

TASIKMALAYA - Hari-hari Aip dan timnya selalu sibuk saat musim arus balik tiba. Mereka berjaga dari pagi hingga malam di sekitar tanjakan Lingkar Gentong. Sepanjang berjaga, tangan mereka menggenggam sebilah kayu berbentuk cekung.

Tujuan mereka sederhana namun krusial, yakni memastikan kendaraan roda empat hingga bus tidak mundur saat tak kuat menanjak di jalur yang terkenal terjal itu. Tak sedikit kendaraan mogok di tengah maupun di tepi tanjakan, mulai dari kopling terbakar hingga mesin mati, terutama saat kemacetan parah arus balik.

Begitu mobil atau bus mogok, Aip dan timnya sigap mengganjal dua ban belakang kendaraan. Satu orang menahan ban dengan balok kayu, sementara yang lain berjaga di belakang untuk mengantisipasi kendaraan mundur atau tabrakan.

Karena tugasnya itu, mereka dijuluki “tim ganjel”. Berkat aksi mereka, kendaraan yang kepayahan menanjak bisa tertahan sebelum akhirnya didorong menepi ke sisi jalan.

Aip, Ketua Tim Ganjel, mengatakan kegiatan ini sudah ada sejak pertengahan 1990-an. Ia bahkan mengaku sudah ikut membantu sejak berusia enam tahun. Saat itu, Lingkar Gentong masih satu jalur dan rawan aksi bajing loncat yang mengincar muatan truk.

Tak terhitung berapa banyak kendaraan yang telah ia bantu saat arus balik memuncak. Dari pengalaman itu, ia melihat beragam respons pengendara—ada yang tersenyum dan berterima kasih, namun ada pula yang menutup rapat kaca mobil tanpa sepatah kata.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement