Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lahir Terbungkus Ari-Ari Mirip Anak Gajah, Bayi Ini Menjelma Jadi Jenderal Nomor 1 TNI AD

Zen Teguh , Jurnalis-Sabtu, 04 April 2026 |05:15 WIB
Lahir Terbungkus Ari-Ari Mirip Anak Gajah, Bayi Ini Menjelma Jadi Jenderal Nomor 1 TNI AD
KSAD Jenderal TNI Rudini (kanan) disambut KSAD AS John Adams Wickham Jr di AS pada 1984. (Foto: Istimewa/Virgil Zurbruegg Jr)
A
A
A

“Jenderal Rudini bila ditelusuri riwayat karier militernya memang sudah tampak menonjol sejak menjadi taruna di KMA Breda, Nederland. Pada ujian akhir tahun 1955, ia tercatat sebagai rangking 1 di kelompok infanteri angkatannya” ujar Moekhardi dalam buku ‘Pendidikan Pembentukan Perwira TNI AD Tahun 1950-1956’.

Gagal di AU, Sukses di AD

Orangtua Rudini sesungguhnya berharap sang anak menjadi dokter. Namun jalan berbeda ditempuh Rudini yang lebih memilih untuk berkarier sebagai tentara. 

Untuk itu, selepas lulus SMA Katolik Santo Albertus Malang, Rudini semula mendaftar sebagai taruna TNI AU. Sayang harapannya kandas. Anak ketiga dari 10 bersaudara ini gagal karena tinggi badan tak memenuhi syarat.

Bukan tanpa alasan Rudini ingin menjadi anggota TNI. Dia sangat terinspirasi kisah heroik pasukan Batalyon 3000 dan Batalyon 5000 Brigde XVII/Detasemen I Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) Jawa Timur melawan Belanda. Pertempuran tentara pelajar itu terjadi di Malang, tak jauh dari tempat tinggalnya.

Dalam perang yang tak seimbang, 35 anggota TRIP gugur. Namun justru itu yang menggelorakan jiwa Rudini. “Perjuangan anggota TRIP Malang senantiasa menjadi motivasi Rudini selepas SMA. Jiwa militansi tumbuh untuk menjadi prajurit yang gagah berani seperti TRIP,” tulis Disjarahad.

Gagal masuk AU, Rudini pada akhirnya sukses merenda karier sebagai prajurit Angkatan Darat. Anak pegawai dinas pekerjaan umum itu lolos masuk pendidikan taruna Koninlijke Militaire Academie (KMA), Breda, Belanda.

Untuk diketahui, pendidikan taruna TNI sebenarnya bermula di Militaire Academie (Akademi Militer) Yogyakarta yang didirikan pada 31 Oktober 1945. Pada 1950 setelah meluluskan dua angkatan, MA ditutup sementara karena alasan teknis.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement