Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Prajurit TNI Gugur, SBY: Investigasi Secara Serius dan Adil, Indonesia Berhak untuk Itu!

Felldy Utama , Jurnalis-Minggu, 05 April 2026 |14:48 WIB
3 Prajurit TNI Gugur, SBY: Investigasi Secara Serius dan Adil, Indonesia Berhak untuk Itu!
3 Prajurit TNI Gugur, SBY: Investigasi Secara Serius dan Adil, Indonesia Berhak untuk Itu!
A
A
A

JAKARTA - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang mendesak perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk dilakukan investigasi terkait gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai penjaga perdamaian Lebanon.

Ketiga prajurit TNI yang gugur diantaranya; Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadon.

SBY mengaku hatinya ikut bergetar saat memberikan penghormatan saat kedatangan jenazah 3 anggota TNI di Tanah Air.

Menurutnya, seorang prajurit disumpah untuk siap mengorbankan jiwa dan raganya ketika tugas negara memanggil, Namun, SBY mengaku bisa merasakan duka yang mendalam dari keluarga mereka.

"Merasakan ini semua, secara pribadi saya mendukung langkah-langkah pemerintahan Presiden Prabowo yang mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melakukan investigasi secara serius, jujur dan adil. Indonesia berhak untuk itu," kata SBY dalam akun X pribadinya, Minggu (5/4/2026).

Menurut SBY, PBB utamanya UNIFIL, dengan penuh rasa tanggung jawab, harus bisa menjelaskan mengapa sejumlah insiden beruntun yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka “peacekeeper” dari Indonesia itu terjadi.

 

SBY memahami, bahwa investigasi dalam situasi pertempuran yang amat dinamis sering tidak mudah. Tetapi, bagaimanapun tetap dapat dilaksanakan dengan harapan hasilnya dapat dinalar dan masuk akal (acceptable, believable narrative).

"Saya pernah mengemban tugas PBB di Bosnia (former Yugoslavia) tahun 1995-1996. Dengan pangkat Brigadir Jenderal, saya menjadi Kepala Pengamat Militer PBB. Investigasi terhadap pelanggaran gencatan senjata juga sering kami lakukan," tandasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement