“Dia sudah membunuh ribuan orang. Dia akan membunuh ribuan orang lagi,” lanjutnya, merujuk pada jumlah korban jiwa dalam perang di Iran dari pihak Teheran dan AS.
Senator Bernie Sanders, Demokrat dari Vermont, menyebut unggahan Trump di Truth Social sebagai “ocehan individu yang berbahaya dan tidak stabil secara mental.” Sikap serupa juga diambil Senator Maryland Chris Van Hollen, Anggota Kongres Arizona Yassamin Ansari, dan perwakilan New Mexico Melanie Stansbury.
Bahkan Marjorie Taylor Greene, mantan senator Partai Republik yang pernah menjadi pendukung setia Trump, turut mendorong kabinet untuk memberlakukan Amandemen Ke-25.
Dilansir Metro, Amandemen Ke-25 Konstitusi AS dirancang untuk memperjelas urutan suksesi kepresidenan.
Proses ini mengharuskan wakil presiden dan kabinet menyatakan bahwa presiden tidak mampu menjalankan wewenang. Jika Wakil Presiden JD Vance dan pejabat tinggi Trump melakukan hal ini, Trump akan segera dicabut wewenangnya.
Trump dapat mengirim surat menyatakan dirinya layak memimpin, tetapi Vance memiliki waktu empat hari untuk menolak klaim tersebut. Kongres kemudian menggelar pemungutan suara dalam 21 hari. Jika dua pertiga DPR dan Senat setuju, Trump dicopot permanen. Jika gagal, ia kembali menjabat.