Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Politisi AS Serukan Amandemen Ke-25 untuk Lengserkan Trump Setelah Unggahan Soal Iran

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 07 April 2026 |00:05 WIB
Politisi AS Serukan Amandemen Ke-25 untuk Lengserkan Trump Setelah Unggahan Soal Iran
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
A
A
A

“Dia sudah membunuh ribuan orang. Dia akan membunuh ribuan orang lagi,” lanjutnya, merujuk pada jumlah korban jiwa dalam perang di Iran dari pihak Teheran dan AS.

Senator Bernie Sanders, Demokrat dari Vermont, menyebut unggahan Trump di Truth Social sebagai “ocehan individu yang berbahaya dan tidak stabil secara mental.” Sikap serupa juga diambil Senator Maryland Chris Van Hollen, Anggota Kongres Arizona Yassamin Ansari, dan perwakilan New Mexico Melanie Stansbury.

Bahkan Marjorie Taylor Greene, mantan senator Partai Republik yang pernah menjadi pendukung setia Trump, turut mendorong kabinet untuk memberlakukan Amandemen Ke-25.

Apa Itu Amandemen Ke-25

Dilansir Metro, Amandemen Ke-25 Konstitusi AS dirancang untuk memperjelas urutan suksesi kepresidenan.

  • Bagian pertama: jika presiden meninggal, mengundurkan diri, atau diberhentikan, wakil presiden akan mengambil alih.
  • Bagian kedua: jika wakil presiden tidak dapat menjalankan tugas, presiden menunjuk pengganti yang harus disetujui Kongres.
  • Bagian ketiga: presiden dapat sementara menyerahkan tugas kepada wakil presiden jika tidak mampu menjalankan kewajiban.
  • Bagian keempat: memungkinkan pencopotan presiden secara sah jika dianggap tidak mampu menjalankan tugas.

Proses ini mengharuskan wakil presiden dan kabinet menyatakan bahwa presiden tidak mampu menjalankan wewenang. Jika Wakil Presiden JD Vance dan pejabat tinggi Trump melakukan hal ini, Trump akan segera dicabut wewenangnya.

Trump dapat mengirim surat menyatakan dirinya layak memimpin, tetapi Vance memiliki waktu empat hari untuk menolak klaim tersebut. Kongres kemudian menggelar pemungutan suara dalam 21 hari. Jika dua pertiga DPR dan Senat setuju, Trump dicopot permanen. Jika gagal, ia kembali menjabat.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement