Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

6 Fakta Andre ‘The Doctor’, Penyuplai Narkoba Lintas Negara hingga Bantu Pelarian Bandar 

Awaludin , Jurnalis-Selasa, 07 April 2026 |06:10 WIB
6 Fakta Andre ‘The Doctor’, Penyuplai Narkoba Lintas Negara hingga Bantu Pelarian Bandar 
Buronan bandar narkotika Andre Fernando alias The Doctor (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Bareskrim Polri menangkap buronan bandar narkotika Andre Fernando alias The Doctor yang sempat membantu pelarian bandar narkoba Ko Erwin. Andre tiba di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan pada Senin 6 April 2026 sekira pukul 19.25 WIB.

Sesampainya di Gedung Bareskrim, terlihat ia diturunkan dari mobil dan diarahkan untuk duduk di kursi roda. Terlihat kedua kakinya diperban saat diturunkan. Kemudian, dia pun digiring ke ruangan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dengan pengawalan ketat dari anggota polri. Ia pun tertunduk lesu saat digiring anggota kepolisian.

Penangkapan Andre membuka tabir besar jaringan narkoba lintas wilayah hingga internasional. Berikut sejumlah fakta penting yang terungkap:

1. Ditangkap di Malaysia Setelah Lama Buron

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Narcotic Investigation Center (NIC) Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Kevin Leleury mengatakan, buronan narkotika, Andre Fernando, ditangkap di Penang, Malaysia, pada Minggu (5/4/2026) oleh tim gabungan Bareskrim Polri dan Hubinter.

2. Sudah Kabur ke Malaysia Sejak 2024

Menurut Ketua Satuan Tugas (Satgas) Narcotic Investigation Center (NIC) Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Kevin Leleury, The Doctor telah berada di Malaysia sejak 2024, menjadikannya buronan yang cukup lama beroperasi di luar negeri.

3. Penyuplai Dua Jaringan Narkoba Besar

Andre Fernando alias The Doctor diketahui sebagai pemasok narkoba untuk jaringan Nusa Tenggara Barat (NTB), dan jaringan “White Rabbit” di kawasan PIK dan Gatot Subroto (Gatsu).

The Doctor merupakan pemasok utama sabu kepada bandar narkoba Erwin Iskandar alias Koko Erwin, yang kasusnya turut menyeret aparat kepolisian.

 

4. Transaksi Fantastis Miliaran Rupiah

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan, tercatat dua kali transaksi pada Januari 2026 yakni Rp400 juta untuk 2 kg sabu dan Rp400 juta untuk 3 kg sabu. 

Menurut Eko, The Doctor menyediakan berbagai jenis narkotika yakni sabu, vape mengandung etomidate “Happy water”.

5. Gunakan Jalur Laut dari Malaysia ke Riau

Distribusi dilakukan melalui jalur laut, masuk lewat Dumai, Riau, dengan modus penyelundupan cartridge vape bermerek. Modus Pengiriman Disamarkan dalam Boneka. Untuk sabu, pengiriman dilakukan melalui kargo dengan cara disembunyikan dalam boneka dan dibungkus seperti kotak kado.

6. Sempat Bantu Pelarian Bandar Lain

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso  mengatakan, selain sebagai pemasok, ia juga berperan membantu pelarian Koko Erwin ke Malaysia sebelum akhirnya ditangkap.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement