“Celetukan atau pernyataan Saiful Mujani tidak akan berdampak signifikan dalam mempengaruhi iklim politik nasional. Karena sebagai seorang intelektual, Mas Saiful Mujani tidak memiliki akar basis massa yang besar dan fanatik sebagaimana Nurcholish Madjid atau Gus Dur,” ujar Viva.
“Seorang intelektual seharusnya menggunakan pengetahuan dan nalar kritis untuk memahami, mengkritik, dan memberi arah pada kehidupan masyarakat. Berpihak kepada kebenaran dan memiliki integritas dalam kehidupan nyata,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Saiful Mujani disorot karena pernyataannya yang dinilai provokatif mengenai seruan “menjatuhkan” atau menggalang kekuatan melawan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu diungkapkan Mujani dalam forum halalbihalal pengamat beberapa waktu lalu. Pernyataan tersebut dianggap oleh sebagian pihak sebagai upaya hasutan dan makar.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.