LEBAK - Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki, memberikan penjelasan terkait video viral dugaan penistaan agama yang terjadi di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak seorang perempuan diduga meminta seseorang melakukan sumpah dengan cara menginjak Alquran. Peristiwa tersebut memicu perhatian publik.
Menindaklanjuti hal itu, jajaran Polres Lebak melakukan penyelidikan. Polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
“Dua terduga sudah kami amankan di Polres Lebak dan saat ini tengah dilakukan pemeriksaan,” ujar AKBP Herfio Zaki, Sabtu (11/4/2026).
Ia menyampaikan, pengamanan dilakukan berkat bantuan masyarakat serta jajaran Polsek Malingping dan Polsek Wanasalam.
Saat ini, lanjutnya, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengetahui peran masing-masing pihak serta kronologi kejadian.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami minta masyarakat bersabar menunggu perkembangan selanjutnya,” katanya.
Kapolres mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar.
Sebelumnya, video berdurasi kurang dari satu menit yang beredar luas di media sosial mengundang perhatian warga Kabupaten Lebak, Banten. Rekaman tersebut memperlihatkan dugaan tindakan tidak pantas, di mana seorang perempuan meminta perempuan lain melakukan sumpah dengan cara menginjak Alquran.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu terjadi di Kampung Polotot, Desa Sukaraja, Kecamatan Malingping. Insiden tersebut diduga dipicu oleh hilangnya sejumlah barang berupa bedak dan minyak wangi di lokasi kejadian.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang perempuan mengenakan kaus bergaris hitam putih diduga meminta korban, yang memakai daster bermotif cokelat, melakukan sumpah tersebut sebagai bentuk pembuktian.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.