Pengerukan dinilai penting karena Kanal Banjir Barat merupakan titik pertemuan aliran Kali Ciliwung dan Kali Krukut, yang kerap menghambat aliran air menuju laut.
“Dilakukan pengerukan di titik pertemuan Ciliwung dan Krukut karena menjadi salah satu penyebab air tidak cepat mengalir ke laut,” ujarnya.
Pemprov DKI menargetkan pengerukan sekitar 178.000 meter kubik di Kanal Banjir Barat dapat rampung dalam waktu satu tahun.
“Dengan demikian, saya sudah menyetujui kurang lebih 178.000 meter kubik untuk dikeruk dan diharapkan selesai dalam satu tahun,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.