Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Emansipasi dalam Dialektika dan Makna Baru Sebuah Kebebasan Dalam Kesetaraan Gender

Opini , Jurnalis-Rabu, 15 April 2026 |12:42 WIB
Emansipasi dalam Dialektika dan Makna Baru Sebuah Kebebasan Dalam Kesetaraan Gender
Ilustrasi. (Foto: Unsplash)
A
A
A

Sekarang emansipasi adalah tentang kebebasan memilih peran tanpa tekanan struktural. Kebebasan perempuan bukan terletak pada apakah ia bekerja atau tidak, melainkan pada kemampuannya menentukan pilihan hidup secara otonom tanpa dibatasi oleh norma sosial yang kaku. Namun pilihan tersebut tidak sepenuhnya bersifat individual. Hasil penelitian Černič Istenič (2025) menunjukkan bahwa keputusan perempuan sangat dipengaruhi oleh bentuk budaya dan ekspektasi sosial. Hal ini menunjukkan bahwa dilema perempuan modern bukan hanya persoalan personal, tetapi juga persoalan struktural yang membutuhkan solusi bersama. Dengan demikian, peringatan Hari Kartini seharusnya tidak hanya menjadi peringatan, tetapi juga momentum refleksi kritis. Emansipasi bukanlah titik akhir, melainkan proses yang terus berkembang. Dalam kerangka dialektika Hegel, dilema yang dihadapi perempuan modern bukan sebuah kegagalan, justru mengindikasikan bahwa masyarakat sedang bergerak menuju keseimbangan baru yang lebih kompleks. Pertanyaan yang lebih relevan bukan apakah perempuan harus bekerja atau kembali ke rumah, tetapi bagaimana menciptakan sistem sosial yang memungkinkan perempuan menjalankan kedua peran tersebut tanpa kehilangan kualitas hidupnya. Di sinilah tantangan emansipasi masa depan, bukan sekadar membuka akses, tetapi menciptakan keseimbangan.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement