JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto telah merampungkan kunjungan singkat selama dua hari ke dua negara super power, yakni Federasi Rusia dan Prancis. Kunjungan tersebut menitikberatkan pada penguatan hubungan bilateral serta arah strategis kerja sama kedua negara.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan dalam rangkaian kunjungan tersebut, Presiden Prabowo melakukan pertemuan penting dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Setelah itu, Presiden Prabowo bertolak menuju Prancis untuk bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron.
“Bapak Presiden baru tiba dari kunjungan singkat dua hari ke dua negara superpower, negara pemegang hak veto, yaitu bertemu Presiden Rusia kemudian Presiden Prancis,” ujar Seskab Teddy dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Dalam pertemuan dengan Presiden Putin, kedua pemimpin sepakat untuk mendorong peningkatan kerja sama di sektor energi dalam jangka panjang. Fokus ini menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus membuka peluang kolaborasi strategis yang saling menguntungkan.
“Intinya adalah peningkatan kerja sama di bidang energi jangka panjang. Kemudian Bapak Presiden menugaskan khusus Bapak Menteri ESDM untuk bertemu utusan khusus Presiden Putin dan juga Menteri Energi Rusia,” katanya.
Di Rusia, pertemuan lanjutan telah dilakukan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama pihak pemerintah Rusia. Menurut Seskab Teddy, Menteri ESDM juga telah melaporkan hasil pertemuan lanjutan tersebut kepada Presiden Prabowo.
“Kemudian beliau melaksanakan rapat dengan utusan khusus Presiden Putin dan menteri terkait. Dan hasilnya, beliau melapor kepada Bapak Presiden baru saja,” pungkas Seskab Teddy.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.