JAKARTA - Mantan Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan, dirinya hendak didatangi oleh Rismon Sianipar, khususnya untuk memberikan buku berjudul Gibran End Game. Namun, dia menolak untuk bertemu karena tidak mau mencampuri urusan mereka.
"Si Rismon mau ketemu saya dengan tujuh orang. Saya tidak terima. Oleh temannya, saya tolak. Roy Suryo mau ketemu, saya tolak," ujarnya pada wartawan, Sabtu (18/4/2026).
Menurutnya, melalui rekannya itu, Rismon Sianipar bersama rombongan sempat berniat bertemu dengannya. Niatan itu disampaikan ke salah satu orang terdekatnya. Namun, ia tegas meminta orang dekatnya itu menolak niatan Rismon tersebut.
"Dia mau ketemu saya dengan tujuh orang. Dia mau kasih bawa buku End Game ke saya. Mau ditemani oleh beberapa orang. Saya tolak. Saya tidak mau campuri urusan," tuturnya.
"Tapi ini soal Rismon itu sudah melibatkan semua orang. Dituduhlah saya, dituduh Puan, dituduh SBY, dituduh siapa. Itu pengalihan saja," tutur JK.
Ia menyebutkan, dia bahkan sampai dituduh mendanai Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa dalam membongkar kasus ijazah mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Padahal, dia tidak tahu-menahu mengenai persoalan itu.
"Apalagi saya, dituduh kasih Rp5 miliar. Mana saya kasih Rp5 miliar? Ketemu saja tidak tahu saya. Kenal pun tidak. Ini buktinya. WA-nya," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.