Bloomberg melaporkan pada Jumat bahwa kapal tanker Pakistan, Shalamar, menjadi kapal pertama yang keluar dari Selat Hormuz dengan muatan minyak mentah sejak Senin.
Pada Kamis, utusan Iran untuk PBB, Amir-Saeid Iravani, menyebut blokade AS sebagai “tindakan agresi yang jelas,” menuduh Washington melanggar hukum internasional dengan mengganggu perdagangan maritim yang sah.
Pada hari yang sama, Mohsen Rezaei, penasihat militer pemimpin tertinggi Iran, memperingatkan bahwa Teheran siap menargetkan Angkatan Laut AS untuk mencabut blokade tersebut.
“Peluncur kami sekarang terkunci pada kapal perang, dan kami akan menenggelamkan semuanya,” katanya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.