Ia juga menjelaskan distribusi makanan bagi jamaah dilakukan tiga kali sehari, yakni pagi pukul 05.00–08.00 Waktu Arab Saudi (WAS), siang pukul 12.00–14.00 WAS, dan malam pukul 17.00–19.00 WAS.
Sedangkan standar porsi makanan yang diberikan kepada jamaah telah ditentukan secara rinci. Menurutnya, komposisi tersebut disusun berdasarkan rekomendasi ahli gizi dari Kementerian Kesehatan dan kalangan akademisi.
“Untuk konsumsi jamaah haji tahun ini ada penambahan sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan, asupan protein meningkat dari sebelumnya 75 gram menjadi 80 gram. Begitu juga dengan nasi, dari 150 gram menjadi 170 gram. Selain itu, jamaah juga mendapatkan buah, susu, dan puding yang bervariasi setiap hari serta air mineral 600 ml," paparnya.
Jamaah diimbau untuk segera mengonsumsi makanan maksimal dua jam setelah diterima guna menjaga kualitas dan keamanan pangan. Untuk jamaah lanjut usia, konsumsi disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan melalui koordinasi dengan ketua kloter. Dengan sistem ini, jamaah dapat lebih fokus menjalankan ibadah tanpa terganggu kebutuhan logistik harian.
“Untuk konsumsi lansia, diberikan sesuai dengan permintaan dari ketua kloter, yang kemudian disampaikan kepada petugas konsumsi di hotel," imbuhnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.