JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) mengatakan, sebanyak 400 ribu orang akan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang akan digelar di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat 1 Mei 2026.
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menjelaskan jumlah itu terdiri dari 211.000 buruh ditambah elemen masyarakat lainnya. "Akan dihadiri oleh 211.000 buruh dan juga akan dihadiri oleh elemen-elemen masyarakat lainnya. Jadi perkiraan massa akan mencapai 400.000 buruh," kata Andi saat jumpa pers di kawasan Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026).
Selain itu, ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto direncanakan hadir dalam peringatan May Day 2026. "May Day akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Jam 8 pagi akan dilaksanakan di Monas," ujarnya.
Pada peringatan May Day kali ini, Andi menyebutkan bahwa Presiden Prabowo akan memberikan kejutan istimewa bagi para buruh. "Beliau (Prabowo), saya mendengar akan memberikan sesuatu yang istimewa untuk buruh Indonesia pada saat pidatonya tanggal 1 Mei 2026," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan peringatan May Day 2026 akan dimulai pada pukul 07.00 WIB. Ia menyebut 99 persen konfederasi buruh akan hadir dalam perayaan tersebut. Meski demikian, Andi menyatakan penghormatan terhadap serikat pekerja yang memilih menggelar kegiatan di lokasi lain.
"Kalaupun ada kawan-kawan yang melaksanakan kegiatan lain di luar Monas, kami tetap menghormati dan menghargai sikap tersebut. Tetapi, tentu tidak mengurangi hakikat persatuan dan kesatuan buruh," tuturnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.