Gus Ipul menambahkan, pemilihan lokasi telah melalui penelitian yang mendalam.
“Tanah yang dinyatakan clear and clean telah melalui penelitian yang ketat dan cermat oleh Kementerian PU, dengan pendampingan dari kami, sehingga ditetapkan titik-titik yang layak untuk pembangunan,” katanya.
Meski secara administratif lahan di Temanggung dan Wonosobo telah memenuhi syarat, dinamika sosial di lapangan masih menjadi kendala.
“Untuk Temanggung, masih ada persoalan dengan masyarakat setempat yang belum menemukan titik temu dengan pemerintah daerah, sehingga pembangunan belum bisa berjalan,” paparnya.
Sementara itu, kondisi di Wonosobo relatif lebih progresif meski belum sepenuhnya tanpa hambatan.
“Di Wonosobo, sebagian sudah bisa dibangun, meskipun sebagian lainnya masih bermasalah. Namun, kami mendapat informasi bahwa kendala tersebut segera diselesaikan. Pembangunan di sana sudah mulai berjalan,” jelasnya.