JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, tarif baru Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akan segera diputuskan. Diketahui, sejak rute ini diresmikan Kamis (12/3/2026), tarifnya sebesar Rp3.500 untuk tiga bulan pertama.
"Tarif TJ pada waktu saya secara resmi mencanangkan, kan pada waktu itu dikasih periode untuk tiga bulan. Tiga bulan kan belum selesai, baru akan selesai, dan segera akan kita putuskan untuk itu untuk yang ke Soekarno-Hatta," ucap Pramono di Jakarta Timur, Jumat (8/5/2026).
Ia menyebutkan, tarif baru tersebut akan diputuskan secara bersamaan. Tarif rute Blok M-Bandara Soetta akan lebih mahal ketimbang layanan Transjabodetabek lainnya.
Pasalnya, rute tersebut menempuh jarak yang jauh ditambah biaya parkir di bandara yang terbilang mahal. Penyesuaian tarif ini agar subsidi yang diberikan tidak terlalu besar.
"Kenapa yang Soekarno-Hatta berbeda? Yang pertama karena jauh, perhentiannya banyak, parkir di sananya juga cost-nya lebih tinggi dibandingkan di tempat lain. Maka tentunya pengeluarannya juga supaya subsidinya tidak terlalu tinggi," tuturnya.
Pramono sebelumnya memperkirakan, tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta naik menjadi Rp10.000-Rp15.000. Namun, besaran tarif tersebut masih dalam kajian dan belum bisa disampaikan saat ini.
Sementara itu, layanan Transjabodetabek menjangkau Bandara Soetta menyediakan 14 unit armada bus yang beroperasi pukul 05.00-22.00 WIB setiap harinya. Rute sejauh 65,1 kilometer ini diperkirakan memakan waktu 121 menit untuk setiap perjalanan.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.