Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terowongan Istiqlal-Katedral Sempat Terkendala Biaya, Ini Cerita Menag Nasaruddin

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Sabtu, 09 Mei 2026 |15:32 WIB
Terowongan Istiqlal-Katedral Sempat Terkendala Biaya, Ini Cerita Menag Nasaruddin
Menteri Agama Nasaruddin Umar (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Agama, Nasaruddin Umar mengungkap, awal mula ide pembangunan Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta.

Hal itu disampaikan Nasaruddin saat memberikan sambutan dalam acara Peringatan Syukur 219 Tahun Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) di Gereja Katedral, Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

Nasaruddin mengaku, saat masih menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal, ia sempat membayangkan agar pagar pembatas antara Istiqlal dan Katedral dibongkar sehingga kedua rumah ibadah memiliki satu halaman bersama.

“Saya bilang seandainya saya punya kewenangan, saya akan mohon izin supaya pagar-pagar yang ada di antara Istiqlal dan Katedral ini kita rubuhkan biar ini menjadi satu halaman bersama,” kata Nasaruddin.

Namun, niat itu kemudian diurungkan. Ia lalu mengusulkan pembangunan terowongan penghubung antara kedua rumah ibadah kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

“Saya usulkan kepada Bapak Presiden pada waktu itu Pak Jokowi, ‘Pak, apa enggak sebaiknya kita membuat terowongan yang menghubungkan antara Katedral dengan Istiqlal,’ dia diam,” ujarnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement