Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

334 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek saat Long Weekend Kenaikan Isa Almasih

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Jum'at, 15 Mei 2026 |18:02 WIB
334 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek saat Long Weekend Kenaikan Isa Almasih
334 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek saat Long Weekend Kenaikan Isa Almasih (Ilustrasi/Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A Purwantono mengungkapkan volume lalu lintas kendaraan keluar Jabotabek pada 13-14 Mei 2026 atau momen libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 mencapai 334.419 kendaraan. Jumlah itu  naik 20,61 persen dari lalin normal atau 277.278 kendaraan. 

Rivan memaparkan, angka tersebut merupakan data kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama yaitu GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).

Untuk distribusi lalu lintas keluar Jabotabek menuju ke tiga arah, yaitu mayoritas sebanyak 157.269 kendaraan 47 persen menuju arah Timur atau Trans Jawa dan Bandung, 92.124 kendaraan menuju arah Barat, Merak, dan 85.026 kendaraan menuju arah Selatan, Puncak. 

Masih tingginya volume lalu lalin keluar Jabotabek pada periode libur Kenaikan Yesus Kristus 2026 menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang. 

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan berkendara dengan menjaga kondisi fisik selama perjalanan. 

“Salah satu fokus Jasa Marga saat ini dalam upaya meningkatkan kualitas layanan adalah pengelolaan program rejuvenasi Travoy Rest, sebutan untuk rest area yang dimiliki dan dikelola oleh Jasa Marga. Rejuvenasi difokuskan pada pembaruan fasilitas umum, penataan tenant, serta optimalisasi area parkir dan ruang terbuka hijau untuk menjamin kenyamanan pengguna saat beristirahat,” ujar Rivan, Jumat (15/5/2026). 

Rivan mengimbau pengguna jalan untuk aktif memantau kondisi rekayasa lalu lintas dan kapasitas rest area melalui aplikasi Travoy.

"Sehingga potensi penumpukan kendaraan di satu titik dapat kita hindari bersama untuk mewujudkan kelancaran dan kenyamanan perjalanan dari para pengguna jalan tol," ujar Rivan.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement