Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Aktivis Global Sumud Diduga Disiksa Tentara Israel, Rambut Dijambak saat Teriak "Free Palestine"

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Kamis, 21 Mei 2026 |07:49 WIB
Aktivis Global Sumud Diduga Disiksa Tentara Israel, Rambut Dijambak saat Teriak "Free Palestine"
Aktivis Global Sumud Diduga Disiksa Tentara Israel (foto: tangkapan layar medsos)
A
A
A

JAKARTA - Viral video yang memperlihatkan dugaan kekerasan terhadap relawan Global Sumud Flotilla (GSF) yang ditahan tentara Israel.

Video tersebut dibagikan Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, melalui akun X miliknya. Dalam video itu terlihat sejumlah relawan yang ditangkap pasukan Israel.

Seorang perempuan terdengar meneriakkan “Free Palestine”. Tak lama kemudian, pasukan Israel terlihat menarik rambutnya dan memaksa kepalanya menunduk hingga menyerupai posisi sujud.

Dalam video itu juga tampak Ben-Gvir berkeliling melihat para relawan yang ditahan.

Secara terpisah, Koordinator Dewan Pengarah Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Maimon Herawati, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengaku mengenali salah satu perempuan dalam video.

“Kalau video kekerasan itu memang terjadi. Salah satu perempuan yang berteriak ‘Free Palestine’, lalu rambutnya dijambak dan kepalanya didorong ke bawah, itu sahabat saya. Beliau berasal dari Irlandia,” kata Maimon saat hadir secara virtual dalam konferensi pers GPCI di Jakarta, Rabu 20 Mei 2026 malam.

 

Meski demikian, Maimon mengaku belum dapat memastikan identitas seluruh relawan yang ditangkap karena sebagian wajah mereka tertutup.

“Adapun wajah-wajah yang lain kami belum bisa mendeteksi, kecuali satu politisi dari Italia. Pertanyaannya apakah kekerasan itu terjadi? Terjadi, karena memang begitulah Israel. Kita harus tahu mereka jauh lebih brutal disiksa oleh penjahat kemanusiaan itu,” ujarnya.

Maimon juga belum dapat memastikan kondisi sembilan WNI yang ikut ditangkap.

“Bagaimana dengan WNI? Sampai saat ini saya tidak bisa memastikan apakah sembilan sahabat kita ada di antara teman-teman yang terlihat sedang diperlakukan tidak baik,” jelasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement