Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hercules Bakal Datangi Rumah Ahmad Bahar Hari Ini

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Senin, 25 Mei 2026 |07:51 WIB
Hercules Bakal Datangi Rumah Ahmad Bahar Hari Ini
Hercules akan datangi rumah Ahmad Bahar (Foto: Riyan Rizki/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshal atau Hercules akan mendatangi rumah penulis Ahmad Bahar di kawasan Depok, Jawa Barat pada hari ini, Senin 25 Mei 2026. Ia datang untuk mencari jalan penyelesaian atas persoalan yang terjadi antara dirinya dan Ahmad Bahar.

“Jika ingin diselesaikan secara baik-baik, mari kita selesaikan. Jika ingin dibawa ke ranah hukum, silakan bawa ke ranah hukum. Bila perlu, besok (hari ini red) saya akan mendatangi rumahnya karena dia sendiri yang meminta saya untuk datang,” kata Hercules, Minggu (24/5/2026).

Ia mengaku ingin memenuhi tantangan Ahmad Bahar yang disebut mengajaknya berdebat. “Saya akan datang ke rumahnya untuk berdebat. Mengingat dia adalah seorang penulis, biarlah dia berdebat dengan 'preman' ini,” ujar dia.

Duduk Perkara

Sebelumnya, Hercules menjelaskan kasus ini berawal dari adanya dugaan teror yang diduga dilakukan Ahmad Bahar kepada istrinya melalui percakapan WhatsApp.

“Saya perlu tegaskan bahwa yang memulai semua ini adalah saudara Ahmad Bahar. Ia meneror istri saya melalui pesan WhatsApp di ponsel istri saya,” ucap Hercules.

“Ada bukti percakapannya, bahkan ada videonya yang jelas menunjukkan wajahnya saat ia berada di Stasiun Pegaden. Ia mencari-cari saya, mengancam akan mendatangi rumah saya, dan mengirim pesan kepada istri saya dengan kata-kata kasar seperti: 'Mana suami kamu? Suami kamu itu (kata kasar),'” sambung dia.

Saat itu, kata dia, istrinya kaget menerima pesan dari orang tak dikenal yang diketahui bernama Ahmad Bahar. Menurutnya, hal yang dilakukan Ahmad Bahar itu dipicu oleh pernyataan yang dilontarkan Ketua Majelis Syuro Amien Rais yang diduga menyoroti Prabowo Subianto dan Teddy Indra Wijaya.

“Ternyata, buntut dari masalah ini adalah pernyataan saya saat acara ulang tahun GRIB mengenai Pak Amien Rais. Namun perlu diingat, saya tidak mengancam atau menjelek-jelekkan Pak Amien Rais. Saya hanya sebatas mengingatkan,” ujar dia.

“Beliau adalah seorang negarawan, tokoh panutan Indonesia, dan pernah menjabat sebagai Ketua MPR. Saya hanya menyarankan agar jika berbicara atau mengkritik, jangan sampai mendiskriminasi atau memvonis orang besar dengan tuduhan yang tidak berdasar. Pak Amien adalah milik kita semua, milik rakyat Indonesia,” lanjut dia.

Menurutnya, setelah pernyataannya terhadap Amien Rais itu muncul Ahmad Bahar. Ia pun menilai Ahmad Bahar justru memutarbalikkan fakta.

“Tiba-tiba muncul Ahmad Bahar yang mengancam saya dengan kata-kata kasar dan meneror istri saya. Istri saya trauma, bahkan anak-anak saya juga terkena dampaknya. Namun sekarang, ia memutarbalikkan fakta seolah-olah dia adalah korban dan kami adalah pelakunya. Ahmad Bahar ini sangat licik,” katanya.

Singkat cerita, pihaknya pun mendatangi rumah Ahmad Bahar yang berada di wilayah Depok. Ia menyatakan mengetahui alamat rumah tersebut berasal dari Ahmad Bahar sendiri.

Saat itu, pihaknya membawa anak Ahmad Bahar yang didampingi Ketua RW dan Babinsa setempat. Ia pun ingin mengklarifikasi kasus tersebut kepada anak Ahmad Bahar.

“Saya membawa anak itu ke sini untuk klarifikasi baik-baik. Saya tanya kepadanya, 'Kenapa bapakmu mencari-cari saya dan menghina saya?' Saya juga bertanya bagaimana mereka bisa mendapatkan nomor ponsel istri saya, karena hanya orang-orang tertentu yang mengetahuinya,” imbuhnya.

Ia pun membantah telah mengintimidasi dengan cara memaksa anaknya membuka jilbab dan menodongkan senjata api. Hercules memastikan anak Ahmad Bahar diperlakukan dengan baik.

“Di sini ada lima anggota GRIB perempuan yang menemani. Saat ia mengaku pusing dan flu, kami carikan obat Panadol dan memberinya makan karena ia belum makan,” katanya.

Setelah itu, lanjut dia, pihak Polres Metro Depok menelepon pengacaranya. Ia menyampaikan kepada petugas piket bahwa anak Ahmad Bahar ada di DPP GRIB Jaya dalam keadaan baik.

Selanjutnya, pihaknya mengantarkan anak Ahmad Bahar ke Polres Metro Depok serta menyelesaikan masalah tersebut. Ia berkata, saat itu kasus tersebut sudah diselesaikan secara damai di kantor polisi.

“Karena ayahnya sudah berada di Polres Depok, maka Ketua RW beserta tim pengacara kami mengantarkan anak tersebut ke Polres Depok untuk bertemu ayahnya agar masalah ini bisa diklarifikasi dan diselesaikan,” jelas dia.

“Kami kira masalah sudah selesai setelah ada pertemuan dan permintaan maaf. Namun, ternyata mereka justru melaporkan kami ke LBH Muhammadiyah, Komnas HAM, dan Polda Metro Jaya dengan narasi seolah-olah mereka adalah korban,” pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement