Menurut dia, Bagas bukan merupakan abdi dalem, melainkan fotografer lepas yang masuk dalam tim inti dokumentasi Kawedanan Tandha Yekti.
"Fotografer lepas, tapi masuk dalam tim inti dokumentasi. Tim dokumentasi kami sebagian abdi dalem, sebagian freelance," ujarnya.
Pihaknya mengaku sangat kehilangan sosok Bagas yang dikenal sebagai pribadi menyenangkan dan senang membantu.
"Bagas kami kenang sebagai pribadi yang senang membantu, bisa diandalkan, dan menyenangkan. Kami sangat kehilangan, bukan hanya kehilangan salah satu fotografer terbaik kami, tetapi juga kolega, rekan, adik, dan sahabat baik," katanya.
Sebelumnya, polisi menemukan indikasi awal bahwa empat orang sekeluarga yang ditemukan tewas saat glamping di Kabupaten Temanggung diduga mengalami keracunan makanan. Saat ini, sisa makanan barbeque yang dibawa korban saat berkemah telah dibawa ke laboratorium untuk diperiksa lebih lanjut.
"Untuk dugaan pasti penyebab kematian, kami belum bisa mengonfirmasi karena proses autopsi masih berjalan. Begitu juga dengan pemeriksaan sampel makanan di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng," ujar Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra, Kamis (28/5/2026).