Akhrom juga menyebut pemerintah telah melakukan evaluasi dan kontrol terhadap kinerja BGN sebagai bagian dari upaya pembenahan tata kelola program.
"Kami melihat ada komitmen untuk membenahi tata kelola agar program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berjalan, tetapi juga tepat sasaran, berkualitas, dan akuntabel," ujarnya.
Terkait penunjukan Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, ia menyampaikan optimisme terhadap perbaikan pelaksanaan program MBG ke depan.
Ia mendorong kepemimpinan baru untuk segera mengambil langkah konkret, terutama dalam transparansi anggaran serta penguatan sistem pengawasan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya memastikan standar gizi dan keamanan pangan di seluruh titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), guna mencegah berbagai potensi masalah seperti keracunan makanan maupun praktik penyimpangan.
"Kami akan terus mengawal program ini sebagai mitra kritis pemerintah. Jika ada penyimpangan, kami tidak akan ragu bersuara. Namun hari ini kami mengapresiasi ketegasan Presiden," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.