Sebelumnya, ia menulis dalam sebuah unggahan di Truth Social miliknya bahwa Iran terlalu lama bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan perdamaian dan "sekarang mereka harus membayar harganya".
Dalam wawancara dengan Fox News, ia juga mengancam akan menyerang pembangkit listrik dan jembatan di Iran jika negara itu tidak mau menandatangani perjanjian.
Sementara Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengecam ancaman Trump dalam sebuah unggahan di X.
“Infrastruktur penting adalah denyut nadi kehidupan rakyat. Ancaman untuk menargetkan infrastruktur tersebut – mulai dari jaringan transportasi hingga industri listrik dan air – bukanlah demonstrasi kekuatan, melainkan tanda keputusasaan dalam menghadapi tekad suatu bangsa,” tulisnya.
“Iran, dengan mengandalkan pengetahuan dan kemampuan para spesialisnya, persatuan nasional, dan solidaritas, akan berdiri teguh menghadapi tekanan atau ancaman apa pun,” tambahnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.