Sejauh ini, benua Afrika baru mengumpulkan kurang dari seperlima dari USD 518 juta yang dibutuhkan untuk memperkuat langkah-langkah penanganan wabah, menurut Presiden Burundi, Evariste Ndayishimiye, yang juga menjabat sebagai ketua Uni Afrika.
Kekurangan tersebut telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pihak berwenang, yang takut konsekuensinya bisa sangat buruk jika virus tersebut tidak segera dikendalikan.
Belum ada pengobatan atau vaksin yang disetujui untuk strain Ebola ini. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan dibutuhkan waktu hingga sembilan bulan agar vaksin siap.
Uganda, negara tetangga, telah mencatat 19 kasus, 14 di antaranya terjadi pada orang yang telah melakukan perjalanan dari RD Kongo. Negara tersebut juga melaporkan dua kematian.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.