Lebih lanjut, Asip meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan tindak kekerasan yang terjadi dalam insiden tersebut.
"Tidak ada alasan yang dapat membenarkan kekerasan di lingkungan akademik. Kampus harus menjadi ruang dialog dan pertukaran gagasan, bukan arena intimidasi maupun premanisme," tegasnya.
Di sisi lain, Asip mengapresiasi sikap Wakil Menteri Pertanian Sudaryono yang tetap memilih melanjutkan dialog dengan peserta meski forum telah dibubarkan dan dirinya dievakuasi dari panggung.
Menurut Asip, langkah tersebut menunjukkan komitmen untuk tetap membuka ruang komunikasi di tengah situasi yang memanas.
"Ketika forum dihentikan, beliau masih bersedia duduk dan berdialog. Publik dapat menilai sendiri siapa yang tetap memilih jalur komunikasi dan siapa yang memilih penghentian paksa," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.