Di hadapan komunitas ojol ini juga, Budi menegaskan bahwa petugas Dinas Perhubungan telah menjadikan masalah viral kemarin sebagai pembelajaran. Meski penertiban tetap akan ditegakkan, ia menyebut petugas akan bersifat humanis.
"Yang ini adalah pembelajaran yang betul-betul sangat berarti kepada kita semua. Ke depan, penertiban akan terus kita lakukan, namun penertiban harus mengedepankan sisi humanis, persuasif, dialogis," ungkap Budi.
"Jadi jangan ada nanti, kita tunggu dulu dalam jangka waktu 5 menit, ini ada tidak motornya, orangnya ada di sini. Lima atau berapa menit kita lihat, kalau memang sudah dinaikkan motornya dan ada orangnya, maka kita turunkan dan kita ajak dialog teman-teman semua," lanjut Budi.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.