Dalam beberapa bulan berikutnya, dukungan Starmer dalam jajak pendapat telah menyusut, dengan para kritikus berulang kali menyoroti pertumbuhan ekonomi yang buruk dan sejumlah perubahan kebijakan pada janji-janji utama, termasuk tunjangan, pajak, dan hak-hak pekerja.
Anggota parlemen Partai Buruh juga semakin khawatir dengan peningkatan popularitas yang signifikan dari Partai Reformasi Nigel Farage, yang telah mengambil sikap garis keras terhadap imigrasi massal dan penyeberangan perbatasan ilegal. Banyak ahli mengatakan partai tersebut sekarang menimbulkan tantangan nyata pada pemilihan umum berikutnya.
Starmer telah menetapkan jadwal untuk turun dari jabatan perdana menteri. Nominasi untuk menggantikannya akan dibuka pada 9 Juli, dengan perdana menteri baru akan menjabat pada bulan September.
Jika satu kandidat, seperti Burnham, dapat membuktikan kepada anggota Partai Buruh lainnya bahwa mereka memiliki dukungan yang sangat besar, maka kontes kepemimpinan mungkin dianggap tidak perlu, dan Burnham akan menggantikan Starmer sebagai pemimpin partai dan secara otomatis menjadi perdana menteri lebih cepat dari itu. Ini berpotensi terjadi sebelum anggota parlemen menjalani liburan musim panas mereka pada pertengahan Juli.
Sebagai alternatif, lebih dari satu kandidat dapat mengajukan diri, yang mengakibatkan kontes kepemimpinan. Penantang yang paling mungkin diperkirakan adalah Wes Streeting, Mantan Menteri Kesehatan, atau Angela Rayner, Mantan Wakil Perdana Menteri.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.