Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kubu Jokowi Endus Strategi 'Pecah Sidang' Roy Suryo dan Dokter Tifa

Felldy Utama , Jurnalis-Selasa, 30 Juni 2026 |21:28 WIB
Kubu Jokowi Endus Strategi 'Pecah Sidang' Roy Suryo dan Dokter Tifa
Rivai Kusumanegara (Foto: Tangkapan layar iNews TV)
A
A
A

JAKARTA - Kuasa hukum Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Rivai Kusumanegara, mencurigai adanya strategi tertentu di balik perbedaan langkah hukum yang dilakukan Roy Suryo dengan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa. Strategi ini dinilai sengaja dimanfaatkan pihak Roy Suryo.

Menurut Rivai, adanya permohonan praperadilan oleh Roy Suryo mengakibatkan penangguhan pemeriksaan perkara pokok di pengadilan sesuai dengan ketentuan KUHAP yang baru. Hal ini menciptakan jeda waktu antara persidangan Dokter Tifa dan Roy Suryo.

"Memang dengan upaya pra (peradilan) maka terjadi penangguhan pemeriksaan pokok perkara. Dan ini sekarang sudah terjadi nih, terjadi jeda antara pemeriksaannya Dokter Tifa dengan pemeriksaannya Pak Roy," kata Rivai dalam program Rakyat Bersuara di iNews TV, Selasa (30/6/2026).

Dia mengungkapkan, dalam beberapa praperadilan yang biasa dilakukan, biasanya selesai dalam kurun waktu sekitar dua hingga tiga pekan. Dengan adanya jeda waktu tersebut, Jokowi sebagai pihak pelapor dinilai mengalami kerugian dari sisi waktu karena harus dua kali menghadiri persidangan.

Namun, Rivai mengendus hal itu justru menjadi bagian dari strategi hukum yang tengah dilakukan pihak Roy Suryo. "Biasanya dengan cara Bu Tifa di depan, nanti Bu Tifa yang pembuktian duluan, ibu Tifa yang divonis, Pak Roy yang akan mengambil manfaatnya," ujarnya.

Rivai menjelaskan dengan posisi Dokter Tifa yang disidang lebih awal, tim hukum Roy Suryo diduga dapat mempelajari kekurangan dalam pemeriksaan saksi maupun ahli di persidangan pertama untuk kemudian disempurnakan pada persidangan berikutnya.

"Contoh, pemeriksaan ahli A di sana kurang sempurna, di Pak Roy akan disempurnakan. Jadi itu sebagai lawyer biasanya strategi itu. Nah kami sedang mencermati apakah ini bagian dari strategi itu," ucapnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement