JAKARTA – Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth mengungkapkan, proyek Flyover Latumenten di Grogol, Jakarta Barat, akan dilengkapi skywalk yang terhubung dengan lift. Fasilitas tersebut disiapkan untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai moda transportasi umum.
Hal itu disampaikan Kenneth usai meninjau proyek bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, pada Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, Flyover Latumenten nantinya akan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi, mulai dari KRL Commuter Line hingga Transjakarta.
"Sebagai penghubung antarmoda, akan dibangun skywalk yang dilengkapi lift, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) ramah disabilitas, serta halte Transjakarta yang terintegrasi dengan kawasan sekitar," kata Kenneth.
Ia menjelaskan, konsep proyek tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi seluruh pengguna jalan, termasuk penyandang disabilitas, lanjut usia, dan ibu hamil.
"Kehadiran lift pada JPO akan mempermudah akses menuju halte Transjakarta tanpa harus menggunakan tangga," tuturnya.
Legislator PDI Perjuangan itu menilai, fasilitas tersebut tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki yang menggunakan transportasi umum. Pasalnya, fasilitas itu menjadi bagian dari sistem integrasi antarmoda yang menghubungkan kawasan Flyover Latumenten dengan layanan Transjakarta, JakLingko, dan Commuter Line.
"Kehadiran fasilitas integrasi tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar arus kendaraan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan pejalan kaki yang berpindah moda transportasi. Dengan adanya skywalk yang terkoneksi langsung dengan halte Transjakarta dan Stasiun KRL, masyarakat tidak perlu lagi menyeberang di tengah padatnya arus lalu lintas," jelas Kenneth.
Kenneth mengatakan, pembangunan Flyover Latumenten masih berjalan sesuai jadwal. Ia optimistis proyek tersebut dapat rampung pada Desember 2026 dan mampu mengurangi kemacetan hingga 40 persen.
"Flyover Latumenten ini progresnya masih on the track. Mudah-mudahan bisa selesai Desember 2026 nanti," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan, pembangunan Flyover Latumenten menggunakan anggaran sebesar Rp259 miliar. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 55,2 persen dan ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026.
Pramono menyebut, Flyover Latumenten merupakan salah satu proyek infrastruktur yang paling dinantikan warga karena berada di kawasan yang selama ini menjadi titik kemacetan.
"Flyover Latumenten ini salah satu flyover yang paling ditunggu di Jakarta. Karena apa? Di sini kalau dilihat pagi, siang, maupun sore, kemacetannya sangat tinggi sekali," kata Pramono.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.