Sebagai informasi, eskalasi konflik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan ke Iran. Salah satu serangan militer AS dilaporkan menghantam lokasi di dekat rumah sakit khusus anak penderita kanker di Kota Ahvaz pada Rabu (15/7/2026) malam. Akibat serangan tersebut, sebanyak 211 pasien anak yang tengah menjalani perawatan kanker terpaksa dievakuasi secara darurat.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan serangan AS menghantam area di sekitar Rumah Sakit Shahid Baqaei, yang merupakan rumah sakit rujukan bagi anak-anak penderita kanker.
"(Serangan AS) menyebabkan penderitaan dan kecemasan parah di antara anak-anak yang dirawat di rumah sakit serta memaksa evakuasi darurat 211 pasien yang menjalani kemoterapi," kata Baghaei, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (17/7/2026).
Di sisi lain, militer Iran menyatakan telah menyiapkan serangan balasan terhadap Amerika Serikat apabila serangan ke wilayahnya terus berlanjut dan dinilai melanggar MoU Islamabad, yang disebut mengakhiri konflik kedua negara sejak 28 Februari lalu.