Di balik keberhasilan tersebut, Wagiyantoro menilai sosok yang paling berjasa adalah istrinya. Menurutnya, sang istri selalu mendampingi dan memberikan dukungan penuh kepada Rizky hingga berhasil menyelesaikan pendidikan di Akmil.
"Dan dari semua ini ada sosok satu orang yang sangat luar biasa, yaitu istri saya, ibunya. Dia adalah sosok luar biasa yang membantu perjalanan dia, serta semuanya juga dari bantuan orang-orang yang bertangan baik yang dikirim oleh Allah kepada saya lewat jalan mereka. Semoga hanya Allah yang bisa membalasnya," katanya.
Sementara itu, Rizky mengaku tak pernah merasa rendah diri dengan profesi ayahnya sebagai buruh serabutan dan kuli bangunan. Baginya, pekerjaan orang tua harus dihormati dan justru menjadi motivasi untuk terus berjuang meraih cita-cita.
"Saya bangga. Apa pun, saya tidak pernah melihat pekerjaan orang tua saya apa, dan itu hanya pekerjaan orang tua saya. Selanjutnya saya akan melanjutkan perjuangan dari orang tua saya untuk mengejar kebanggaan sejauh mungkin dan untuk membanggakan kedua orang tua saya dengan kaki tangan saya sendiri," ujarnya.