JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Selain Anom, KPK menangkap 20 orang saat operasi senyap itu.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menjelaskan rangkaian penangkapan berlangsung di tiga lokasi yakni Jakarta, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purworejo.
"Tim mengamankan sejumlah 21 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, 15 orang diamankan di Pemalang, dan satu orang diamankan di Purworejo," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (29/7/2026).
Budi melanjutkan, sebanyak 12 orang di antaranya akan menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK. Sejauh ini, hanya mereka yang ditangkap di Jakarta telah menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK.
"Dari 12 orang tersebut, 5 di antaranya yang diamankan di Jakarta saat ini sudah dilakukan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK," imbuh dia.
Sementara, tujuh orang lainnya yang dibawa ke Jakarta ialah enam orang dari Pemalang dan satu dari Purworejo. Mereka dijadwalkan tiba di KPK pada Rabu (29/7) siang ini.
"Tujuh orang lainnya, enam dari Pemalang dan 1 dari Purworejo kemungkinan siang ini sampai dengan sore, gitu ya, akan tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tandas Budi.
KPK mempunyai waktu 1x24 jam sejak para pihak ditangkap untuk menentukan status hukum para pihak tersebut.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.