"Hoegeng telah memberikan teladan bahwa seorang pemimpin kepolisian harus berdiri di atas kepentingan hukum, bukan kepentingan pribadi ataupun kelompok. Nilai itulah yang harus terus diwariskan kepada setiap anggota Polri, dari tingkat Mabes hingga pelosok daerah," katanya.
Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut memberikan dukungan kepada Polri yang terus melakukan pembenahan internal. Menurutnya, kritik yang konstruktif perlu disampaikan sebagai bentuk kepedulian, namun setiap capaian dan langkah positif aparat penegak hukum juga patut mendapatkan apresiasi.
"Kepercayaan publik terhadap Polri dibangun melalui kerja nyata. Karena itu, semangat Hoegeng harus benar-benar menjadi budaya kerja, bukan sekadar slogan," tegasnya.
Dia berharap, komitmen yang telah disampaikan Kapolri dapat diimplementasikan secara konsisten di seluruh jajaran sehingga lahir semakin banyak polisi yang berani, jujur, berintegritas, serta mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi.
"Kami percaya, apabila semangat Hoegeng terus dijaga dan dijadikan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian, maka Polri akan semakin dicintai masyarakat dan semakin kokoh sebagai institusi penegak hukum yang profesional, modern, dan terpercaya," tandasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.