Poin pertama menyerukan "kebebasan bertindak sepenuhnya untuk menghilangkan ancaman" di Gaza, kata KAN.
Militer Israel juga menuntut kendali atas senjata di Gaza, menurut sumber yang sama.
Militer juga menentang penarikan sebagian atau bertahap "kecuali Hamas dilucuti sepenuhnya," tambahnya.
KAN mengatakan tuntutan militer akan disampaikan kepada pemerintah, yang harus mengambil keputusan terkait hal tersebut.
Israel telah membunuh lebih dari 73.000 orang dan melukai lebih dari 174.000 lainnya dalam perang brutal di Gaza sejak Oktober 2023.
Meskipun perjanjian gencatan senjata berlaku sejak 10 Oktober 2025, Israel terus melanjutkan serangannya di seluruh wilayah tersebut, menewaskan 1.250 warga Palestina dan melukai 4.110 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.