Ia menambahkan, masih terdapat satu ruangan menyerupai bunker yang hingga kini belum dapat dibuka karena seluruh aksesnya terkunci. Pihak sekolah pun meminta bantuan kepolisian untuk membuka ruangan tersebut.
"Masih ada satu ruangan seperti bunker yang itu semua terkunci rapat, kami tidak bisa masuk ke sana. Kami juga akan meminta kepada aparat untuk tolong bantu kami membuka ruangan ini karena kami khawatir ada risiko hukum. Jadi kami meminta aparat untuk membukanya. Kami ingin bunker ini juga dibuka kemudian," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.