Terkait lokasi latihan bersama yang telah ditentukan, Yvonne mengatakan hal tersebut bukan menjadi persoalan bagi Indonesia. Sebab, menurutnya, Indonesia berpedoman pada kebijakan One China Policy.
“Dan tentunya kita ingin menegaskan sekali lagi posisi kita yang berpedoman pada kebijakan One China Policy. Tapi dalam artian kita ingin menegaskan bahwa posisi Indonesia tetap konsisten, kita akan terus mendorong perbedaan dan persoalan-persoalan yang terjadi di kawasan untuk dapat diselesaikan secara damai melalui dialog dan tetap menjaga stabilitas dan perdamaian yang ada di kawasan,” pungkasnya.
Sebelumnya, pemerintah Taiwan mengecam rencana latihan angkatan laut China yang disebut “berbahaya” bersama sebuah kapal perang Indonesia di lepas pantai timur pulau tersebut.
Taipei menuding Beijing berupaya menciptakan kesan keliru di mata masyarakat internasional bahwa China menguasai perairan tersebut.
China memandang Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya. Pada Juni, Beijing mulai melakukan patroli penjaga pantai di lepas pantai timur Taiwan. Langkah tersebut memicu kemarahan di Taipei serta kekhawatiran di Washington.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.