Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Apel Kebangsaan, TNI-Polri Ajak Ribuan Warga Jaga dan Rawat Jabar

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Jum'at, 14 Agustus 2026 |20:08 WIB
Apel Kebangsaan, TNI-Polri Ajak Ribuan Warga Jaga dan Rawat Jabar
TNI-Polri Ajak Ribuan Warga Jaga dan Rawat Jabar
A
A
A

​CIBINONG – Ribuan masyarakat bersama Pemkab Bogor, Polres Bogor dan Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Lanud Atang Sendjaja, menggelar Apel Kebangsaan 2026 di Lapangan VVIP Stadion Gelora Pakansari, Cibinong, Jumat (14/8/2026).

Rangkaian acara ditandai dengan pembacaan naskah Pernyataan Kebangsaan oleh pimpinan TNI, Polri, dan Pemkab Bogor, serta pembubuhan tanda tangan bersama di papan baliho "Deklarasi Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat".

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto,  menegaskan bahwa komitmen kebangsaan dan deklarasi yang ditandatangani bersama ini bukan sekadar seremoni di atas kertas.

“Melainkan janji moral serta pijakan nyata untuk membentengi Kabupaten Bogor dari ancaman disinformasi, provokasi, dan pemahaman radikalisme,”ujar Wikha.

Menurut Wikha, keamanan dan ketertiban umum bukanlah tanggung jawab aparat TNI-Polri semata, melainkan butuh partisipasi aktif seluruh komponen daerah agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah.

Pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memegang teguh 5 poin deklarasi kebangsaan dan menggelorakan semangat "Jaga Rawat Jawa Barat! Jaga Kabupaten Bogor! Untuk Indonesia.

 

“Kami mengimbau warga agar senantiasa mengutamakan musyawarah, mempererat tali silaturahmi di tingkat basis, serta bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing demi terwujudnya Kabupaten Bogor yang aman, nyaman, damai, dan kondusif secara berkelanjutan,”pungkasnya.

​Aksi pembubuhan tanda tangan di papan deklarasi tersebut memuat 5 poin komitmen sikap strategis masyarakat Kabupaten Bogor, yakni setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika; merawat kebersamaan, kerukunan, toleransi, dan gotong royong dalam semangat silih asah, silih asih, silih asuh; menjaga generasi muda dan lingkungan dari bahaya narkoba, kekerasan, dan kejahatan jalanan; menolak tegas peredaran hoaks, provokasi, intoleransi, dan segala bentuk perpecahan.

Prosesi ini disaksikan langsung oleh jajaran Forkopimda dan ditandatangani oleh ratusan perwakilan dari tokoh agama, tokoh pemuda, ormas, LSM, serikat buruh (FSPMI, KBPSI), Kokam, pimpinan Pramuka, komunitas Ojol, hingga petugas pengamanan swakarsa.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement