Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tinjau Korban Gempa NTT, Mendagri: Pemerintah Bantu Rumah Warga yang Rusak

Tim iNews Media Group , Jurnalis-Selasa, 18 Agustus 2026 |12:57 WIB
Tinjau Korban Gempa NTT, Mendagri: Pemerintah Bantu Rumah Warga yang Rusak
Mendagri Muhammad Tito Karnavian Sambangi Korban Gempa NTT
A
A
A

JAKARTA -  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Bina Adwil) Safrizal ZA meninjau kerusakan  gempa di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tito berdialog dengan warga dan memastikan pemerintah menyiapkan bantuan atas kerusakan rumah warga. Syaratnya, pendataan dilakukan oleh Pemda dan ditandatangani oleh Kajari serta Kapolres setempat.

"Kecepatannya sangat tergantung dari pendataan. Kalau didatakan, sudah nyampai ke Bupati, setelah itu ditandatangani juga oleh Kapolres sama Pak Kajari," ujar Mendagri Tito dikutip, Selasa (18/8/2026).

Mantan Kapolri ini mengimbau agar Pemda mengerahkan kepala desa hingga perangkat kecamatan agar pendataan bisa dipercepat.

Adapun bantuan pemerintah meliputi Rp15 juta untuk kerusakan ringan, Rp30 juta untuk kerusakan sedang, dan Rp70 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan berat.

"Nanti yang mendatanya dari desa. Nanti desa menyampaikan kepada Pak Bupati. Bupati nanti akan merekap rumah siapa rumahnya rusak ringan, sedang, atau berat," ujarnya.

Sebelum peninjauan lapangan, Tito memimpin Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Lapangan Natas Lehong, Kabupaten Manggarai Timur.

Dia menegaskan, hasil peninjauan lapangan akan dibahas langsung dalam rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah kementerian, lembaga, dan BUMN.

"Presiden sudah memerintahkan jajaran kabinet merah putih untuk turun langsung ke lapangan, informasi yang kita dapatkan di lapangan akan langsung jadi bahan masukan untuk segera ditindaklanjuti," pungkasnya.

 

Dalam kesempatan itu, Tito juga menyerahkan 2 genset dan  10 velbed ke Posko Relawan Bencana Ronting di Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi NTT serta 3 genset dan  15 velbed ke Posko Damer untuk mendukung pelayanan kesehatan.

Namun tidak hanya itu, Tito memberikan tali asih Rp15 juta per jiwa yang meninggal kepada perwakilan keluarganya serta Rp200 juta kepada dua desa di Kecamatan Lamba Leda Utara.

Dirjen Bina Adwil, Safrizal ZA menambahkan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk hadirnya negara dalam setiap kejadian bencana. "Percayalah, negara hadir," tegas Safrizal.

Pemerintah tidak hanya hadir dalam proses penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan koordinasi penanganan bencana hingga tahap pemulihan dapat berjalan efektif di tingkat daerah.

Safrizal menambahkan, koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mempercepat respons terhadap kondisi masyarakat terdampak.

Dengan sinergi tersebut, kebutuhan di lapangan dapat segera diidentifikasi dan disesuaikan dengan langkah penanganan yang diperlukan.

"Pemerintah senantiasa berada di tengah masyarakat untuk memastikan pemulihan berjalan cepat dan kehidupan warga kembali pulih," tutup Safrizal.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement