JAKARTA - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membongkar kasus sindikat produsen dan penjualan meterai palsu. Pengungkapan yang bekerja sama dengan Dirjen Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ini berhasil menangkap 16 orang pelaku.
“Kami dari Polda Metro Jaya, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, telah berhasil mengungkap sindikat produksi dan penjualan meterai palsu,” kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono dalam konferensi pers, Rabu (19/8/2026).
Dekananto menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari adanya laporan masyarakat serta laporan polisi yang diterima oleh jajaran Polda Metro Jaya. “Pengungkapan ini tentunya berawal informasi dari masyarakat yang juga beberapa laporan polisi yang masuk ke Polda Metro Jaya,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebanyak 16 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Pengungkapan itu dilakukan dalam kurun waktu Juni dan Juli. Selain itu, jaringan dari sindikat tersebut meliputi beberapa wilayah di Indonesia. Mulai dari Jakarta, Jawa Barat hingga Sumatera Utara.
“Penindakan yang dilakukan dari Polda Metro bersama Ditjen Pajak ini dilaksanakan pada kurun waktu bulan Juni dan awal Juli di beberapa wilayah di antaranya Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatera Utara,” katanya.
Adapun para tersangka yang ditangkap yaitu B, RC, M, TA, RTP, IA, F, H, RH, MIF, SNM, U, FF, NSA, P, dan MO. Mereka memiliki peran berbeda dalam perjalanan pengungkapan itu.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa alat produksi meterai palsu dan sejumlah meterai palsu. Terdapat juga beberapa alat produksi yang digunakan, seperti mesin jahit hingga mesin poly.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.