Laporan tersebut juga mengutip pendapat pakar militer yang menyatakan bahwa Iran memiliki rudal yang mampu menjangkau sebagian wilayah Eropa selatan dan tenggara, meskipun efektivitas dan akurasinya dapat menurun pada jarak yang lebih jauh.
Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman pada bulan Juni yang bertujuan mengakhiri perang dan membuka jalan bagi kesepakatan yang lebih luas, namun kesepakatan tersebut kemudian gagal di tengah tuduhan pelanggaran dari kedua belah pihak dan kembali memanasnya permusuhan.
Sejak saat itu, upaya diplomatik gagal menghasilkan terobosan terkait pembukaan kembali Selat Hormuz ataupun dimulainya kembali perundingan mengenai kesepakatan yang lebih luas.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.