Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Aksi Heroik Jenderal Kopassus Pimpin 30 Prajurit Kalahkan 3.000 Pemberontak Bersenjata

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Minggu, 30 Agustus 2026 |05:03 WIB
Aksi Heroik Jenderal Kopassus Pimpin 30 Prajurit Kalahkan 3.000 Pemberontak Bersenjata
Pasukan TNI AD/ist
A
A
A

Bermodal informasi intelijen yang menyebut bahwa suku setempat, termasuk pemberontak sangat takut kepada hantu putih berbau bawang menyengat itu muncullah ide strategi untuk menyerang.

Pasukan yang dipimpin Kemal Idris itu menyamar sebagai hantu putih dengan memakai jubah putih longgar yang diberi kayu di atas kepala agar saat terkena angin maka jubah tersebut melambai-lambai. Tak hanya itu, setiap prajurit juga memakai rantai bawang putih yang dikalungkan di leher.

Selanjutnya, pasukan sebanyak 30 orang itu menggunakan kapal yang dihitamkan langsung menyerang dengan meloncat berhamburan keluar dari kapal.

Pasukan Komando itu menyerbu pos terdepan musuh tanpa ampun, lalu menyerang ke dalam markas pemberontak.

Melihat hantu putih bergentayangan membuat nyali para pemberontak ciut lantaran menganggap telah benar-benar diserang kawanan pasukan putih dari mitos yang melegenda yang ditakutinya itu.

Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh pasukan Konga III dengan terus menembaki pemberontak yang sudah tak bernyali itu. Dengan ciri khas serbuan komando, di mana personel Kopassus juga dibekali teknik bunuh senyap (silent kill). Tanpa babibu, Korps Baret Merah TNI ini merangsek tak kenal takut ke pusat konsentrasi pasukan pemberontak.

Seluruh isi markas pemberontak yang berjumlah 3.000 tentara kaget dan memercayai jika yang dihadapi mereka adalah hantu putih. Mereka langsung ketakutan dan lari kocar-kacir tak tentu arah. Bahkan ada seorang pemberontak yang sedang membakar ayam, karena kaget digerebek satuan komando pasukan khusus Indonesia itu langsung melempar ayam bakarnya dan mengenai salah satu anggota Kopassus yang menyerbu.

Serangan berlangsung singkat dan efektif itu hanya berlangsung 30 menit. Kemudian markas pemberontak berhasil dilumpuhkan. Sebanyak 3.000 personel pemberontak berhasil ditawan beserta keluarganya.

 

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement