Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

1.900 ASN Kemensos Terindikasi Main Judol, Gus Ipul: Kita Akan Tindak!

Binti Mufarida , Jurnalis-Jum'at, 04 September 2026 |13:30 WIB
1.900 ASN Kemensos Terindikasi Main Judol, Gus Ipul: Kita Akan Tindak!
Judi Online (foto: freepik)
A
A
A

Selain terhadap ASN, Kemensos juga masih mendalami data penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi terlibat judol berdasarkan data PPATK. Gus Ipul mengatakan proses tersebut dilakukan melalui penyisiran dan verifikasi untuk memastikan aktivitas judol benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau justru dilakukan pihak lain yang menggunakan identitas maupun rekening penerima bansos.

“Dari data yang kita terima dari PPATK, kita dalami, kemudian kita sisir, dan kita terus berusaha memastikan bahwa penerima bansos yang terindikasi main judi online, kita beri kesempatan untuk melakukan klarifikasi,” kata Gus Ipul.

Berdasarkan data yang telah dihimpun, lebih dari 1,4 juta penerima bansos terindikasi bermain judol dan sebagian di antaranya telah melakukan klarifikasi.

“Sama dengan yang sekarang ini, yang jumlahnya lebih besar, 1,4 juta kita sedang dalami, dan sebagian di antaranya telah melakukan klarifikasi, artinya mereka sudah tidak main judol lagi sejak tahun yang lalu, dan mereka berjanji untuk tidak melakukan judol lagi,” ujarnya.

Lebih jauh, Gus Ipul menjelaskan bahwa sebagian besar aktivitas judol tersebut ternyata dilakukan oleh anggota keluarga penerima manfaat, seperti anak, cucu, suami atau istri, serta anggota keluarga lainnya yang disebut sebagai ‘bukan pengurus’.

“Jadi yang pengurus itu adalah penerima manfaat yang tertera dalam rekening penerima bansos. Sementara yang bukan pengurus itu adalah keluarganya, bisa suami, bisa istri, atau bisa anak-anaknya, atau cucunya yang satu KK (Kartu Keluarga),” ungkapnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement