Untuk memastikan kondisi di lapangan, Komisi II DPRD Lombok Barat bersama anggota dewan lainnya dalam waktu dekat akan turun mengecek kawasan Senggigi, Batulayar, serta sejumlah wilayah lain yang mengalami krisis air bersih.
Dari sisi dukungan anggaran, Husnan mengatakan DPRD siap mendukung langkah Pemkab jika serius membangun sistem penanganan kekeringan. Ia menyebut DPRD sebelumnya telah menyetujui penambahan penyertaan modal untuk PT AMGM sebesar Rp5 miliar guna meningkatkan pelayanan air.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Barat mengungkapkan bahwa kondisi geografis menjadi salah satu tantangan pemenuhan kebutuhan air bersih, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah perbukitan kawasan wisata. Selama ini, pengiriman air bersih (dropping) menjadi respons cepat yang dilakukan ketika kebutuhan air mendesak.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.