"Output utama: data awal yang valid, partisipatif, dan siap menjadi dasar rekomendasi penegasan batas desa," katanya.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, di Bolaang Mongondow terdapat 11 segmen yang difasilitasi wakil bupati, sedangkan 494 segmen lainnya berhasil sepakat pada musyawarah desa.
Di Tolitoli terdapat 6 segmen yang difasilitasi bupati, dan 97 segmen lainnya berhasil sepakat pada musyawarah desa. Sementara di Donggala terdapat 20 segmen yang difasilitasi bupati, dan 272 segmen lainnya berhasil sepakat pada musyawarah desa.
Dalam kesempatan itu, La Ode mengharapkan dukungan dari pemerintah dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. Untuk pemerintah kabupaten, ia mengharapkan agar mereka melakukan pembinaan dan pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan, koordinasi dengan kecamatan, serta pemerintah desa.
Sedangkan untuk para camat, ia berharap mereka bisa mengkoordinasikan kegiatan skrining serta menyampaikan informasi kepada seluruh desa untuk menyiapkan diri dalam menerima petugas pengumpul data.
"Untuk desa, diharapkan koordinatif dalam penyampaian informasi kondisi lingkungan dan sosial sesuai realita di desa dan masyarakat agar dapat digunakan sebagai dasar pengelolaan dan minimalisasi potensi risiko," pungkasnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.