Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa Susulan Flores Tembus 17.073 Kali, Terbesar M6,2

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 21 September 2026 |16:59 WIB
Gempa Susulan Flores Tembus 17.073 Kali, Terbesar M6,2
Gempa Flores (foto: freepik)
A
A
A

JAKARTA - Gempa bumi susulan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus terjadi setelah gempa utama berkekuatan M7,7 pada 15 Agustus 2026. Hingga Senin (21/9/2026) pagi, BMKG mencatat sebanyak 17.073 aktivitas gempa bumi susulan.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengatakan, gempa berkekuatan M5,1 yang mengguncang Lamba Leda, Manggarai Timur, pada Senin pagi merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan tersebut.

"Hingga tanggal 21 September 2026, pukul 05:00:00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 17073 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,2," kata Wijayanto dalam keterangan tertulis, Senin (21/9/2026).

Sementara itu, gempa susulan terakhir berkekuatan M5,1 terjadi pada pukul 08.41.37 WIB. Episenter gempa berada di darat, sekitar 29 kilometer timur laut Ruteng, dengan kedalaman 10 kilometer.

Wijayanto menyebut gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas Flores Back-arc Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.

Getaran gempa dirasakan dengan intensitas III-IV MMI di Manggarai, Bajawa, dan Labuan Bajo. Sementara itu, di Nagekeo dan Waingapu dirasakan II-III MMI, serta I-II MMI di Maumere.

"BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. BMKG juga masih terus memantau aktivitas gempa susulan dan akan menyampaikan pembaruan informasi kepada masyarakat," pungkasnya.
 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement