GAZA - Jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza sejak dimulainya perang genosida Israel pada Oktober 2023 kembali bertambah menjadi 74.018 orang, dengan 175.079 orang terluka. Demikian pernyataan Kementerian Kesehatan wilayah tersebut dalam laporan hariannya.
Melansir Aljazeera, Minggu (27/9/2026), jenazah dua orang yang tewas dalam serangan Israel tiba di rumah sakit Gaza selama periode pelaporan 24 jam terakhir. Sebanyak 11 orang lainnya terluka dalam periode tersebut.
Angka-angka tersebut menjadikan jumlah korban tewas yang tercatat sejak "gencatan senjata" pada Oktober menjadi setidaknya 1.417 orang, dengan 4.964 orang terluka. Sebanyak 834 jenazah telah ditemukan dari bawah reruntuhan, kata laporan itu.
Lebih dari 1.100 Pemukim Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Badan Palestina yang mengatur sebagian besar wilayah Yerusalem Timur yang diduduki mengatakan bahwa 1.143 warga Israel memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa.
Pemerintah Provinsi Yerusalem melaporkan para pemukim menyerbu halaman tempat suci tersebut di bawah perlindungan tentara Israel. Para pemukim kemudian melakukan doa dan ritual keagamaan selama berjam-jam.
“Tindakan-tindakan ini terjadi di tengah pelanggaran berkelanjutan terhadap status quo historis dan hukum di masjid tersebut,” demikian bunyi pernyataan itu.
Khaled Meshaal, anggota biro politik Hamas, memperingatkan pada hari Sabtu bahwa tindakan dan langkah-langkah Israel terhadap Masjid Al-Aqsa "membuka jalan bagi kendali dan dominasi total atas situs tersebut".
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.