Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dubes Palestina Yakin RI Cerdas Tentukan Sikap Usai Diminta PBB Mundur dari BoP

Zakky Mubarok Santosa , Jurnalis-Minggu, 01 November 2026 |23:25 WIB
Dubes Palestina Yakin RI Cerdas Tentukan Sikap Usai Diminta PBB Mundur dari BoP
Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Abdulfattah A.K. Al-Sattari (Foto: Zakky Mubarok/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta Indonesia mundur dari Board of Peace (BoP). Hal itu menuai respons Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Abdulfattah A.K. Al-Sattari, yang menurutnya keikutsertaan Indonesia dalam BoP merupakan kewenangan pemerintah, kendati ia berpandangan posisi BoP sudah tidak lagi memiliki pengaruh yang kuat.

"Ya, tentu keputusan Indonesia soal BoP ini tentu saya mengomentarinya adalah kembali kepada kebijakan Indonesia itu sendiri. Tetapi memang Board of Peace ini secara kedudukan dia sudah sangat hambar seperti itu," ujar Abdulfattah di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (1/11/2026).

Menurut Abdulfattah, BoP saat ini sudah kehilangan fokus dalam memperhatikan situasi bangsa Palestina karena dinamika global dan kesibukan internal Amerika Serikat.

​"Amerika sendiri sekarang sangat sibuk mengurusi banyak urusan: Iran, Yaman, ya, Libya, terus Lebanon, dan sebagainya. Jadi kesibukan Amerika ini juga membuat Board of Peace ini tidak lagi fokus seperti itu," katanya.

Namun, Abdulfattah memuji diplomasi Indonesia yang dinilainya cermat dalam memperhitungkan setiap langkah politik internasional untuk mendukung kemerdekaan bangsa Palestina.

"Tapi saya bisa simpulkan bahwa Indonesia ini sangat-sangat cerdas sekali dalam memainkan politiknya, khususnya dalam isu mendukung Palestina," jelasnya.

Ia pun menilai Indonesia memiliki kewenangan penuh untuk menentukan langkah strategis demi membantu dan mewujudkan perjuangan bangsa Palestina meraih kemerdekaan dari Zionisme Israel.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement